Aku Tidak Mencintai Suamiku

Namaku Meme (bukan nama sebenarnya), dulu aku mempunyai seorang pacar bernama Ming (bukan nama sebenarnya). Aku sangat bahagia karena aku berpacaran dengannya. Tetapi itu hanya berjalan 1 tahun. Semua memang salahku sendiri. Aku telah menduakan cintanya yang begitu tulus kepadaku.

Aku Tidak Mencintai Suamiku
Aku Tidak Mencintai Suamiku

Akhirnya dia memutuskan hubungan kami, pada saat itu aku benar-benar terpukul. Jujur aku tidak mau kehilangan dirinya, tapi apa mau dikata. Semua memang aku yang memulainya. Aku yang telah menodai cinta sucinya.

Sekarang aku sudah berkeluarga dan memiliki satu orang anak, tetapi aku menikah dengan suamiku yang sekarang tidak didasari cinta.

Aku terpaksa menikah karena aku hamil duluan, sampai detik ini pun aku tidak mencintai suami ku. Aku tidak bisa melupakan mantanku.

Ada perasaan cemburu saat aku tau dia sudah mempunyai pacar lagi. Rasanya aku tidak rela dia menjadi milik orang lain.

Oh Tuhan, aku mohon persatukanlah aku dengan dia lagi karena aku tidak bisa melupakannya, aku benar-benar mencintai dia.

Koh, maafkan lah aku telah melukai hatimu. Jujur aku ga bisa melupakanmu ko. Aku ingin kamu tau kalau aku sangat mencintaimu.

Aku ingin hidup bersamamu, aku ga pernah mencintai suamiku. Dia orangnya sangat kasar dan tidak pernah mengerti aku. Dia juga orangnya pembohong. Dia lebih mementingi keluarganya dan anaknya dari istrinya yang dulu.

Selama ini mama dan papa aku yan membiayai aku dan anakku hidup, dia tidak pernah bertanggung jawab kepada kami berdua. Dia juga tidak pernah mau menceraikan aku.

Aku benar-benar sudah tidah sanggup hidup bersama suami ku.

Istriku Bermoral Bejad

Namaku Aryo, dan istriku Sukinah. Kami berdua lahir dan besar di Indramayu. Awal aku tertarik dengan istriku karena dia sangat cantik dan sempurna buat ukuran seorang janda. Tapi ternyata dia tidak bermoral, melaknat Tuhan dan juga bisex.

Istriku Bermoral Bejad
Istriku Bermoral Bejad

Aku terlanjur melakukan hubungan intim dengannya sehingga dia hamil, dan akupun terpaksa menikahinya.

Padahal, aku memiliki seorang istri yang sangat mencintaiku. Aku lupa diri, rumah tanggaku hancur. Ku ceraikan istri pertamaku dan aku memilih istri mudaku yang seorang janda.

Diawal pernikahan aku sangat bahagia, segala kebutuhanku dia penuhi. Semua perabotan keluarga kulengkapi. Tapi aku tidak tahu kalau dia seorang narkoba. Istriku sangat rapi. Dia juga pernah kabur dari rumah meninggalkan anak dan diriku tanpa pamit.

Ternyata dia ke Bali bersama seorang wanita teman kencannya. Ku jemput dan mengajaknya pulang. Tapi dia tidak jera. Hingga suatu hari semua perabotan rumah dijualnya dengan alasan yang tidak jelas. Padahal setiap bulan kuberi dia uang bulanan sampai 12 juta. Aku heran dia kemanakan semua uang gajiku itu.

Hingga akhirnya usahaku hancur lebur, dan dia kabur membawa anakku. Dengan mudahnya dia bilang kalau anak itu hasil banyak orang, padahal aku tahu anak itu anak kandungku yang bernama Laras Putri. Aku tidak tahu kalau dia menikah sudah 7 kali.

Setelah aku jatuh miskin dia pergi, pernah sekali kutelpon dia memintanya untuk kembali tapi dia bilang ngapain balik ke kamu karena saya sudah kere. Kini aku tidak tahu kemana rimbanya dia membawa anakku.

Setiap bulan kutitipkan uang untuk Ibunya, tapi dasar wanita iblis, uang itu tidak pernah dia sampaikan ke Ibunya. Saya sakit hati dan dendam, meskipun hati kecil saya masih sangat mencintainya. Aku selalu berdoa semoga dia sadar dan kembali kepadaku.

Terakhir kudengar dia di Bali, kumpul kebo dengan pasangan barunya. Kepada kawan yang ada di Bali saya mohon infonya untuk membantu saya menemukannya. Yang kucari adalah anakku Laras Putri.

Mempertahankan Hubungan Dengan Suami Orang

berhubungan dengan suami orang

Hai.. Sebut saja aku Shinta, aku mahasiswi di salah satu Universitas swasta di kota Bandung. Aku mempunyai hubungan dengan suami orang. Hubungan itu sudah berjalan cukup lama, aku tidak tahu sampai kapan aku bisa mempertahankan hubungan itu.

berhubungan dengan suami orang
Mempertahankan Hubungan Dengan Suami Orang

Kita saling cinta dan saling sayang, sebut saja orang itu Adit (nama samaran). Aku dengan Adit berkenalan di sebuah acara kampus yang bekerja sama dengan kantor mas Adit.

Dari perkenalan yang biasa-biasa saja itu berubah menjadi hubungan yang romantis. Aku akui, aku sudah sering melakukan hubungan suami istri dengan Adit.

Aku lakukan semuanya dengan ikhlas karena aku begitu mencintainya, meskipun jika teringat anak dan istrinya aku merasa sangat berdosa.

Sudah sering aku terapkan pada diriku jika Adit meminta untuk melakukannya lagi, akan aku tolak. Namun semua itu sulit karena aku sangat sayang dan cinta kepadanya, sampai-sampai sekarang hubungan kita diketahui oleh istrinya.

Ketika istri Adit mendatangi rumah kontrakanku, aku hanya bisa diam mendengar dia mengoceh dan mengata-ngataiku. Aku harus menyanggah apa toh semua yang dikatakannya benar.

Yang aku herankan Adit tidak mau melepaskanku untuk lelaki lain. Berulang kali dia berjanji akan menikahiku, dan dia selalu bilang sayang banget sama aku.

Adit juga juga bilang akan menceraikan istrinya, karena dia sudah tidak kuat dengan kelakuan istrinya yang menurutnya pemarah dan pencemburu. Dia bilang akan segera menikahiku jika kuliahku sudah selesai.

Jika sudah begitu aku seolah tak berdaya dan akhirnya aku pun larut melayani nafsunya. Dan setelah itu usai, ketika kesadaranku bangkit lagi, rasa bersalah itu muncul lagi.

Sekarang aku bingung, aku mohon saran dari pembaca ceritacurhat.com, apa benar Adit benar-benar memilih aku dan akan meninggalkan istrinya? Aku merasa tidak bisa hidup begini, toh umurku masih muda dan kesempatanku mendapat pria lain masih besar.

Kenapa Ada Dia Diantara Kita

Aku tak pernah mencintai pacar ku, aku menjalani hubungan ini karna aku tak ingin sendiri, cerita cintaku ini bisa dibilang hanya sebagai pelampiasan karena aku putus dengan pacarku yang sebelumnya…

Aku baru putus dengan pacarku, aku sangat sedih berpisah dengannya, tetapi kenyataan mengharuskanku mengambil keputusan untuk berpisah.

Ini mungkin lebih baik bagi diriku dan masa depanku. Di saat aku sedang menjalani hari-hariku yang berat, seorang pria yang kutahu sudah menaksirku sejak lama kembali datang.

Namanya Boby (nama samaran), Aku tidak tahu bagaimana, tapi uluran cintanya kuterima dengan tangan terbuka. Saat itu aku hanya ingin mengalihkan perhatianku dari rasa rindu kepada mantanku.

Aku tahu aku salah, aku juga tahu Boby sangat menyayangiku. Aku menjalani hubunganku dengan Boby karena aku tidak ingin sendiri, aku takut setiap kali sendiri dan mengingat mantanku, aku selalu sedih dan menangis.

Aku tahu aku hanya menjalani hubungan yang palsu bersama Boby tapi aku akui aku tidak pernah mencintainya. Dalam hal ini aku aku aku tidak dewasa menjalani hidupku.

Hari demi hari kujalani tapi rasa cintaku kepadanya tidak pernah muncul. Aku mencoba dan berusaha keras mencintainya tapi tetap tidak bisa. Aku heran ketika aku larut dalam nuansa cinta yang terbayang justru kekasihku yang lama. Padahal Boby baik, dia perhatian dan juga ganteng, tapi aku tetap tidak bisa mencintainya.

Suatu ketika aku keluar bersama teman-temanku, dan ditempat tujuan aku bertemu dengan seseorang,, sebut saja namanya Ryan. Aku belum pernah mengenalnya, bertemu pun tak pernah, tapi tatapan matanya matanya membuat hatiku bergetar,, aku tak pernah merasakan perasaan ini dengan pacarku Boby.

Ryan mendekatiku, aku merasakan ada yang lain dihatiku, aku tak tahu rasa apa itu, waktu demi waktu berlalu, komunikasi demi komunikasi terus berlanjut dan membuatku semakin dekat dengan Ryan.

Tak aku sadari waktu membuat aku dan Ryan menjadi cinta,, tapi aku dan Ryan sadar bahwa kita berdua emang udah gak sendiri lagi, aku udah bersama Boby dan Ryan juga sudah memiliki kekasih. Sekarang aku dan Ryan menyesal Kenapa harus ada dia diantara kita?

Aku Berdosa Menghamili Tanteku Sendiri

Cerita yang kutulis ini adalah segelintir rasa sesal yang terpendam di hati. Aku berdosa telah menjalin hubungan dengan tante sendiri dan bahkan menghamilinya. Aku tak kuasa menceritakannya kepada siapapun termasuk kepada istriku. Terimakasih kepada pengelola ceritacurhat.com karena telah memberiku kesempatan menulis cerita hidupku disini.

Aku berdosa menghamili tanteku sendiri
Aku berdosa menghamili tanteku sendiri

Namaku ST, aku seorang pria dan umurku sekarang 29 tahun. Aku bekerja di salah satu perusahaan financial di kota Bandung. Aku sudah menikah pertengahan tahun ini dengan pacarku.

Kisahku dimulai pada awal tahun 2012 tepatnya pada bulan Januari yang lalu ketika aku mendapat tugas selama 1 bulan di Jakarta.

Di Jakarta aku tinggal di rumah salah satu pamanku yang paling akrab denganku sejak aku masih kecil, sebut saja namanya Z.

Pamanku berusia 34 tahun. Beliau tinggal bersama istrinya, tante S 25 tahun, dan anaknya yang masih balita berusia 3 tahun.

Meskipun aku mendapat tunjangan penginapan dari kantor selama di Jakarta aku pikir dengan menginap di rumah pamanku, aku bisa menghemat lebih banyak uang buat kutabung.

Singkat cerita aku sudah menetap sekitar 3 mingguan, aku ingat pasti tanggal itu 25 januari 2012, aku pulang agak cepat dari kantorku karena sudah tidak ada kegiatan lagi, namun begitu aku sampai di rumah, aku melihat pamanku tengah bersiap-siap untuk pergi ke luar kota.

Katanya dia disuruh bosnya mengantar bahan baku ke Tangerang selama 4 hari. Oiya pamanku seorang suplier bahan baku pakan ternak di jakarta.

Oleh paman, aku dititipkan keluarganya, jadi tinggalah aku dan istri pamanku beserta putranya yang masih kecil di rumah itu. Aku memanggil istri pamanku my aunt, meskipun usianya masih dibawahku tapi aku menghormati pamanku, istrinya tentu adalah tanteku juga.

Dan barangkali perlu pembaca ketahui, sekalipun istri pamanku cantik namun tak sedikitpun aku menaksirnya atau punya niat menggodanya, prinsipku adalah walau bagaimanapun juga dia adalah tante, istri pamanku yang aku hormati.

Awal Mula Hubungan Dengan Tanteku

Setelah pamanku pamit kemudian aku tidur dan tak terasa aku bangun sudah pukul 17.30. Aku lihat sepupu kecilku tengah tertidur pulas di ruang tengah dan sedikit pintu kamar agak terbuka, nampak ibunya tengah luluran di kamarnya.

Akupun bergegas ke kamar mandi. Selesai dari kamar mandi aku dengan tergesa gesa sedikit lari menuju kamarku, namun di tengah rumah aku bertabrakan dengan tante S yang sama-sama memakai handuk.

Entah setan apa yang telah merasuki diriku ini? aku malah memberanikan diri memeluknya, entah darimana keberanian itu datang. Yang jelasnya perbuatan dosa itu aku lakukan dengan istri pamanku sendiri.

Herannya lagi tanteku hanya pasrah, tidak ada sedikitpun perlawanan terhadapku. Sampai-sampai aku berani meminta jatah dan berhubungan dengannya setiap malam selama 4 hari itu.

Aku heran, tante seolah takut dan tak berdaya. Hingga akhirnya pamanku pulang dan masa tugas di Kakarta ku juga sudah selesai, aku akhirnya pamit pulang ke Bandung.

Empat bulan kemudian aku menikah dengan tunanganku dan kudengar juga keluarga pamanku baik-baik saja dan seolah tidak ada kejadian apapun di rumah itu.

Namun ada berita tidak mengenakkan yang aku dapatkan, istri pamanku tengah hamil. Dari situ aku merasa sangat berdosa karena telah mengkhianati rumah tangga pamanku.

Tak sedikitpun pamanku menaruh rasa curiga terhadapku dan sungguh aku tak percaya ketika tanteku melahirkan seorang bayi yang hampir mirip denganku. Hingga kini desember 2012 kudengar pamanku sering banyak melamun dengan kehadiran anak ke 2 nya.

Demikian sekelumit cerita bersama tante yang menimbulkan sesal mendalam dihatiku, aku merasa sangat bersalah kepada paman dan bibiku.. Sungguh aku berdosa sekali….