Judi Online di Internet Menghancurkan Hidupku

hutang judi hancur

Sebut saja saya Dani. Saat ini saya berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri ternama di kota Jember. Saya terlahir dari keluarga yang berkecukupan sehingga sebagian besar keinginan saya dapat dengan mudah saya peroleh.

hutang akibat judi online
Hutang akibat judi online

Sayangnya kondisi keluarga kami mesti berubah seratus delapan puluh derajat ketika perusahaan milik ayah hancur dan merugi. Saya yang mulanya hidup berlebihan kini mesti irit dan tidak boros.

Sebenarnya saya bukanlah orang yang bodoh, hal itu terbukti sejak SD hingga masuk perguruan tinggi, saya selalu dapat diterima di sekolah dan perguruan tinggi favorit tanpa bantuan orang tua.

Tapi entah kenapa saya dapat dengan mudah terjerumus dan bahkan kecanduan bermain judi. Tepatnya saat memasuki semester tiga, seorang kawan memperkenalkan saya dengan permainan judi online.

Awalnya saya bermain biasa saja tanpa memasukkan deposit. Tapi lama kelamaan setelah mahir saya mulai bertaruh dengan uang asli. Saban hari saya lewatkan hanya mempelototi komputer dan memasang taruhan.

Kuliah terbengkalai, uang SPP tidak terbayar. Hidupku jadi tidak karuan. Gara-gara judi online ini saya memiliki hutang sebesar 9 juta rupiah. Saya bingung harus ambil uang dimana untuk membayar hutang-hutang itu.

Baca juga cerita menarik lainnya:

Bisa dibayangkan bagaimana seorang mahasiswa yang orang tuanya bangkrut punya hutang sebesar itu. Saya terpaksa menjual motor untuk membayar sebagian hutang saya.

Bukan hanya itu, kini saya merasa semua teman dan sahabat mulai menjauhi dan mencampakkan saya. Dalam hati saya merasa tidak punya lagi harga diri. Kadang timbul rasa marah dan benci kepada mereka. Tapi setelah sadar bahwa semuanya terjadi karena kesalahan saya sendiri, akhirnya saya memilih diam.

Saat ini nilai saya hancur semua, IP yang awalnya 3 sekarang berubah menjadi 1,75. Motor tak punya, apalagi uang jajan. Hutang dan judi online telah menghancurkan segalanya, saya sungguh menyesal telah bermain judi online.

Sekarang saya dalam masa cuti kuliah, berharap mencari pekerjaan untuk mendapat uang sendiri. Saya tidak bisa berharap terlalu banyak kepada orang tua. Semoga semester depan saya bisa masuk kuliah lagi dan menjalani hidup yang normal.

Suami Merestui Perselingkuhanku

cerita suami restui selingkuh

Sungguh aku tak berniat untuk berselingkuh dari suamiku, semuanya terjadi begitu saja. Dan saat perselingkuhanku dengan seorang pria muda terbongkar, suamiku malah merestui.

cerita suami restui selingkuhNamaku Ima, usiaku saat ini 35 tahun. Tahun 2011 yang lalu suamiku mengalami kecelakaan, dan sempat dirawat sebulan di rumah sakit.

Setelah sembuh suamiku memilih tinggal di rumah orang tuanya alias mertuaku karena jarak ke tempat kerjanya lebih dekat sekitar 500 m sedangkan jika dari rumahku 40 km.

Seminggu sekali suamiku pulang ke rumah untuk menjengukku. Meski jauh hubunganku dengan suami tetap terjaga baik.

Suatu hari ketika sedang mengantar anakku yang baru kelas 1 SD secara tak sengaja aku berkenalan dengan seorang pemuda berusia 20 tahun. Pemuda itu sedang menunggui keponakannya yang satu sekolahan dengan anakku.

Bertemu setiap hari dengan pemuda yang kukenal bernama Doni, membuat kami semakin akrab. Bahkan ketika ia mengutarakan keinginannya bermain kerumahku, aku pun mengijinkan, entah kenapa aku senang bertemu dengannya.

Kunjungan Doni pertama kerumahku berjalan biasa, mungkin karena Doni membawa keponakannya juga. Selang 2 hari kemudian Doni berkunjung lagi, kali ini ia datang sendiri. Ia datang sehabis Isya.

Diawali dengan ngobrol seperti biasa, dan tanpa kuduga sebelumnya, Doni mengutarakan perasaannya padaku kalau ia menyukaiku.

Baca juga cerita menarik lainnya:

Aku tidak bisa menerima cintanya karena aku telah memiliki suami, meski sebenarnya aku pun menyukainya. Doni tidak putus asa, ia bergeser mendekat, memelukku dan menciumku dengan lembut.

Aku merasa kaku, sejak suamiku kecelakaan baru sekarang lagi aku disentuh lelaki. Tanpa kusadari Doni sudah menelanjangiku. Malam itu kami melakukan hubungan suami istri.

Sejak kejadian itu hubunganku dengan Doni sudah seperti suami istri. Doni tinggal dan tidur dikamarku, kecuali akhir pekan saat suamiku ada. Entah sudah berapa kali kami berhubungan intim. Aku tak mau menghitungnya.

Tiga bulan sudah hubunganku dengan Doni, suatu malam saat aku sedang asyik dengan Doni tiba-tiba suamiku datang. Aku tidak bisa mengelak. Aku pasrah jika suamiku marah dan menceraikanku.

…. Dan diluar dugaan suamiku malah meminta Doni untuk menjagaku dan menggantikan tugasnya sebagai suami selama dia tidak ada. Tentu saja aku terkejut mendengarnya.

Malam itu kami tidur bertiga. Dalam hati Aku merasa bersalah pada suamiku. Dia bisa memahami kondisiku tapi kenapa aku tidak bisa memahami kondisinya.

Aku tidak bisa hidup begini selamanya, aku mencoba untuk menghentikan hubunganku dengan Doni, tapi yang ada aku malah semakin dekat dengannya. Aku jadi bingung.

Entahlah apakah aku bisa mengakhiri semua ini atau aku teruskan saja toh suami merestuiku. Aku tidak ingin kehilangan salah satunya namun aku sadar aku tidak bisa terus menerus seperti ini.

Terimakasih kepada pengelola website ceritacurhat.com yang telah menerbitkan cerita ini. Dan kepada pembaca mohon masukannya apa yang harus aku lakukan?

Gara-Gara Facebook, Istriku Selingkuh dengan Seorang Bujangan

Istri selingkuh di facebook

Gara-gara aku membelikannya Blackberry, istriku selingkuh di facebook dan bahkan berani bercinta dengan seorang bujangan yang baru dikenalnya di dunia maya itu.

Istri selingkuh di facebook
Istri selingkuh di facebook

Perkawinanku dengan istriku sudah berjalan lebih dari 9 tahun. Istriku sebut saja Z adalah wanita yang cantik, pintar memasak dan supel dalam bergaul.

Usiaku saat ini 35 tahun dan istriku 5 tahun lebih muda dariku. Aku merasa beruntung mendapatkan istri yang memenuhi kriteria sebagai istri idaman.

Putraku ada 2, yang sulung duduk dikelas 2 SD dan yang bungsu masih di TK. Memang aku akui selama berumahtangga aku hanya mampu memberikan nafkah seadanya saja. Bahkan sampai saat ini, kami hanya mampu mengontrak rumah sebagai tempat tinggal kami berempat.

Aku selalu gonta ganti pekerjaan dan kalaupun merintis usaha pasti selalu kandas di tengah jalan. Satu tahun setelah menikah dulu, aku kembali ke rumah orangtuaku.

Kami hidup bersama ayahku sementara ibuku setiap hari tinggal di rumah adik perempuanku karena suaminya kerja diluar negeri.

Aku beberapa kali melanggar komitmen kami yakni tidak merepotkan masalah keuangan keluarga. Terakhir kali aku kena tipu orang dalam berbisnis dan kehilangan hampir 50 juta lebih.

Bagi kami uang segitu adalah jumlah yang cukup besar. Aku cukup pusing dan membuat keuanganku berantakan. Istriku juga mulai berubah menjadi acuh tak acuh kepadaku. Tapi aku belum tahu kalau dia selingkuh dengan pria lain.

Baca juga cerita selingkuh lainnya:

Bermula dari Facebook dan BBM, rumah tangga kami yang memang sudah amburadul harus bertambah ribet setelah istriku menemukan hoby baru di internet yakni chating dengan teman-teman facebooknya. Aktifitasnya inilah yang menjadi awal kehancuran rumah tangga kami.

Istriku menjalin asmara dengan seorang bujangan yang berusia jauh lebih muda dari istriku. Puncaknya suatu pagi di awal bulan Februari aku mendapati sms dan bbm yang menggocangkan jiwa dan membuat amarahku memuncak. Sms dan bbm ini berisi kata-kata mesra, kalimat bercinta serta kata-kata yang tak pantas.

Aku mulai menginterogasi istriku, tapi aku masih bisa bersabar dan menahan diri. Istriku menangis sejadi-jadinya memohon ampun dan meminta maaf kepadaku. Dia mengakui telah menjalin asmara selama 20 hari dan telah bertemu sebanyak 2 kali dengan teman facebooknya itu.

Pada pertemuan ke dua, istriku mengaku telah bercinta dengan selingkuhannya itu. Hatiku hancur, jiwaku melayang.

Rumah tangga yang kami bina selama ini pupus. Kesalahan terbesarku adalah membuatkan akun Facebook dan membelikannya smartphone BB.

Meskipun selama ini kondisi keuangan rumah tangga kami babak belur, aku masih tetap berkomitmen dan berusaha menafkahi anak dan istriku.

Aku juga berkomitmen tidak berhubungan dengan wanita lain. Tapi istriku melanggar komitmen itu. Aku ingat 10 Hari setelah kejadian di bulan Januari.

Istriku minta ijin menginap 3 hari dirumah orang tuanya. Jarak kota kami dengan orangtuanya 2 jam perjalanan. Istriku mengakui cek in di hotel berbintang 4 tapi tidak menginap.

Istriku mengaku hanya melakukannya sebanyak satu kali dan yang membuat aku hancur dia juga mengaku mencintai pria yang baru dikenalnya 20 hari itu.

Sampai detik ini aku belum pernah cerita kepada siapapun. Bagiku ini aib yang sangat besar. Kami sedang berkomitmen 4 bulan ini intropeksi diri.  Jika memang ada perbaikan kami melanjutkan rumah tangga kami.

Bagiku ini adalah ujian Allah yang sangat besar. Aku mulai mendekat pada Illahi, shalatku rajin khususnya Tahajud dan Dhuha. Aku memohon petunjuk yang terbaik buat kami dan buat anak-anakku.

Sebaiknya gimana pembaca?… Istriku baru kali ini melakukan kesalahan itu. Jujur aku masih sayang kepadanya tapi aku takut kejadian ini akan terulang lagi nanti. Lantas bagaimana dengan anak-anakku kelak?

Aku Jadi Lesbian Karena Kakakku

cerita lesbian kakak

Panggil aja aku Lisa, aku mempunyai dua kakak cewek, yang tertua namanya Renata (nama samaran) dan yang ke-2 bernama Hani (nama samaran). Kakakku yang ke 2 meninggal di umur 19 tahun. Usiaku sekarang 17.

cerita lesbian kakak
Aku Jadi Lesbian Karena Kakakku

Aku dari keluarga campuran Indonesia dan Jepang. Papa ku orang Jepang dan mama orang Indonesia. Kita sekeluarga sering pindah-pindah antara Jepang dan Indonesia.

Di tahun 2010 mama aku menetap lama di Indonesia karna mama punya toko yang harus dikelola, sementara papa karna banyak pekerjaan dia tinggal di Jepang.

Aku sama kak Renata harus tinggal di Indonesia karna aku masih sekolah di sini dan kak Renata ingin tinggal di Indonesia, padahal seharusnya kak Renata tinggal di Jepang menemani Papa.

Dan di sinilah awal bencana yang menimpaku.

Hari-hariku di sekolah sangat membosankan, entah kenapa banyak cowok di sekolah yang nembak aku. Perlu di ketahui saat aku masih kecil, aku mempunyai sahabat di Jepang, waktu itu kita berdua berjanji kalau besar nanti kita akan berpacaran dan menikah. Aku sangat menghargai janji itu dan selalu aku jaga hatiku buat dia.

Sementara itu, kak Renata hampir setiap hari membawa temannya menginap di rumah. Temannya bernama Talita (nama samaran). Awalnya aku tidak merasa curiga sedikitpun sampai suatu malam aku terbangun jam 01.00 dini hari karna pengen ke toilet.

Baca juga cerita menarik lainnya:

Saat aku berjalan melewati kamar kak Renata aku mendengar suara desahan dan rintihan, aku curiga ada apa ini, karna saat itu aku tidak tahu, aku buka pintu kamar kak Renata, dan di depan mataku terpampang pemandangan yang sangat menjijikan. Aku melihat kakak ku sedang di perlakukan seperti layak nya suami istri.

Aku kaget sekali dan ingin melapor ke mama, tapi kak Renata telah lebih dulu bergerak dan memegang tanganku dengan kasar, lalu dia bicara, “jangan lapor mama, awas kalau lapor aku pukul kamu.” Aku masih inget kata-kata itu sampai sekarang.

Malam itu aku langsung lari ke kamarku, aku kaget, sedih, dan takut. Rasa dalam hati ini bercampur aduk, apa yang harus aku lakukan? aku gak bisa tidur ampe jam 03.00 pagi karna mikirin itu.

Bisa-bisa nya kak Renata suka sama sesama jenis dan menjadi lesbian. Aku jadi paham kenapa dia tidak mau tinggal di Jepang menemani Papa. Ini pasti karena cewek itu.

Hari-hari ku di sekolah dan di rumah berubah menjadi sangat murung. Aku selalu mikirin kakak ku, sangatlah sedih mengetahu kakakku seorang lesbian. Aku coba hapus kesedihanku dan mulai melupakannya, aku pikir biarlah mungkin itu kemauan dia sendiri.

Di hari jum’at malam, aku tidak melihat pacar kakak Renata, dia tidak menginap seperti hari-hari biasa. Baguslah pikirku, mungkin kak Renata sudah kembali ke jalan yang benar.

Tapi ternyata akulah yang mendapat bencana malam itu. Jam 02.00 tengah malam, saat aku tidur aku merasa ada yang meraba-raba tubuhku. Aku terbangun dan melihat kak Renata sedang berusaha membuka bajuku.

Aku kaget sekali, tapi kak Renata langsung menutup mulut ku pake tangan dan bilang ke aku, “diam jangan teriak kalau teriak atau bicara apa pun ke mama aku akan pukul kamu tiap hari,” di situ aku sangat takut, kenapa aku di perkosa kakak ku sendiri?

Keesokan harinya aku merasa sangat sedih dan takut, aku merasa ada yang hilang dari diriku. Aku memohon ke mama supaya dipindahkan ke Jepang tapi mama ku gak setuju, alasannya karna aku sekarang sudah kelas 3 SMP dan sebentar lagi mau lulus.

Sesudah kejadiaan itu aku jadi banyak melamun dan malas berbuat apa-apa. Aku mencoba menyemangati diriku sendiri. Aku tidak boleh sedih karna tidak ada gunanya. Tapi setelah kejadian itu aku merasa ada yang aneh, aku merasa kehilangan rasa terhadap lawan jenis atau cowok. Apa yang terjadi pada diriku?

Sepertinya aku lebih tertarik sama cewek. Hingga suatu hari aku berkenalan dengan seorang cewek dan terbawa suasana, sebut saja namanya Dewi. Kami berkenalan di Facebook.

Awalnya kita hanya berteman, lama kelamaan kita saling suka dan sampai akhirnya kita berpacaran walau itu hanya lewat online tapi kita saling menyayangi, dia cinta pertama bagi ku.

Sekolahku akhirnya selesai dan aku mau melanjutkannya di Jepang. Aku ceritakan ke pacar onlineku, dia sedih dan menelponku sambil nangis-nangis agar aku tidak pergi ke Jepang, tapi rencana ku sudah bulat karna masa depanku ada di sana.

Sekarang aku sudah berada di Jepang dan rasaku ke sesama jenis masih ada dan semakin nyaman. Apakah aku sudah menjadi lesnian juga seperti kak Renata?

Kabar terakhir kak Renata di Indonesia ketahuan sama mama saat sedang beciuman dengan pacar ceweknya, aku dengar kakakku di pukul, dan di bentak-bentak sama mama.

Aku yang mendengar kabar itu jadi kaget dan takut kalau-kalau aku juga nantinya ketahuan karena sekarang aku juga sudah punya pacar cewek di Jepang.

Pembaca bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan buat ngilangin rasa suka kepada sesama jenis. Aku takut kalau aku ketahuan juga oleh papa dan mama. Sebelumnya terima kasih buat ceritacurhat.com, aku lega setelah menceritakannya.