Teganya, Pacarku Meniduri Ibuku

Aku selalu berharap kejadian yang aku alami ini hanyalah khayalan atau cuma mimpi, tapi semakin aku memikirkannya semakin sakit rasanya jauh di dalam hati. Beruntung tidak ada seorang pun yang mengetahuinya selain aku, pacarku dan tentu saja ibuku, cerita ini memang sangat memalukan.

Cerita pacarku selingkuh Ibu
Pacarku selingkuh dengan Ibu

Bagi yang pernah merasakan sakitnya diselingkuhi pacar tentu tahu bagaimana rasanya tersakiti.

Tapi yang aku alami ini berkali-kali lipat sakitnya lantaran dengan mata kepala sendiri kusaksikan pacarku meniduri ibuku sendiri.

Meski cerita ini sudah lama berlalu tapi jika teringat masih membuat sesak di dada.

Panggil saja namaku Mimi tinggi 155 cm. Kisah ini dimulai saat umurku 20 tahun. Ketika itu aku menjalin cinta dengan sebut saja Jarko (21 tahun).

Banyak yang bilang aku cantik, begitu juga Jarko, ibuku selalu memujinya tampan dan atletis. Kami adalah pasangan yang sangat serasi. Banyak teman dan tetangga yang mendoakan aku segera menikah dengan Jarko.

Saat berjalan 2 tahun ayahku sakit stroke menyebabkan dia koma dan harus dirawat di rumah sakit. Aku selalu menemani ayah dan menunggu di Rumah Sakit bergantian dengan ibuku dan seorang adik laki-laki, hingga ajal menjemput Ayahku.

Karena kita merantau jauh dari sodara, agar suasana rumah tidak terlalu sepi ibuku mengijinkan pacarku selalu menginap dirumah.

Karena di rumah selalu sepi, ibuku dagang di pasar, dan adikku selalu bermain maka aku dan pacarku akhirnya terlibat dalam hubungan yang sangat jauh.

Entahlah tapi rasa-rasanya ibuku tidak keberatan dan justru memberiku waktu siang dan malam bersama pacarku di rumah.

Aku sendiri tidak pernah berpikir yang tidak-tidak kepada ibuku, aku merasa dia senang karena Jarko, kekasihku membuatku betah di rumah dan tidak keluyuran kemana-mana.

Hari itu, tepatnya setelah 2 bulan meninggalnya ayahku, aku diharuskan ke Jakarta untuk mengurus berkas-berkas di tempat ayahku bekerja.

Waktu itu aku pikir butuh waktu dua hari lamanya jadi aku beri kabar tidak pulang dan akan menginap di Jakarta.

Tapi ternyata urusanku dipermudah oleh mantan bos ayahku jadi semua berkas selesai dalam satu hari, meskipun akhirnya aku harus pulang malam.

Baca juga: Aku Berdosa.. Mencintai Kakak Ipar

Sampai rumah tengah malam, karena tidak mau mengganggu aku masuk dengan kunci cadangan. Saat aku masuk ke rumah dan ingin segera melepas lelah, aku lewat depan kamar ibu dan mendengar suara desahan seperti orang sedang berhubungan.

Tentu saja aku bingung karena laki-laki di rumah hanya adikku, tetapi dia ada acara kemping di sekolahan. Dan dengan cepat aku ke garasi ternyata ada motor pacarku.

Seketika ada hawa dingin yang menusuk tulang menjadi panas sampai ke otak. Aku yakin pacar dan ibuku sedang menjalin hubungan terlarang di belakangku. Tapi sejak kapan mereka melakukannya? apakah baru kali ini saja?

Langsung aku ketuk pintu dengan kerasnya hingga ingin mendobraknya tapi tak mampu karena kokohnya pintu tidak sebanding dengan kecilnya badanku.

Setelah aku ancam akhirnya terbukalah pintu kamar ibuku. Yang keluar pertama Jarko, pacarku dan langsung memelukku untuk menahan pukulanku yang lemah karena kecewa.

Ibuku nyelonong keluar kamar menuju kamar mandi tanpa melirikku dan tanpa perasaan bersalah. Saat suasana hatiku mulai mereda, dengan berat hati aku putuskan hubunganku dengan Jarko dan ku usir dia dari rumah.

Aku tidak ingin hubungan terlarang antara ibu dan Jarko ketahuan orang luar.

Esok paginya aku dan ibuku tidak bertegur sapa. Aku bertahan di tumah hingga 100 hari meninggalnya ayahku. Sehari setelah itu aku memutuskan untuk hidup mandiri dan keluar dari rumah.

Meskipun ibuku minta maaf memohon agar aku tidak pergi, tetapi rasa kecewaku begitu besar pada pacarku dan ibuku.

Aku sudah memaafkan ibuku, tetapi dari hati yang paling dalam aku masih merasa sakit jika teringat kejadian itu.

Begitulah cerita hidup yang kualami dan membebaniku selama ini, terima kasih kepada redaksi ceritacurhat.com yang bersedia menerbitkannya.

Curahan Hati Seorang Istri

Curahan hati istri

Namaku Nisa, aku sudah menikah pada tahun 2008 yang lalu, dari pernikahan itu, kami sudah di karunia 2 anak yang lahir pada tahun 2010 dan yang satunya lagi 2014. Aku menulis cerita ini karena sebagai istri tidak pernah merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya semenjak menikah dengan suamiku yang jauh lebih tua dariku.

Curahan hati istri
Curahan hati istri

Karena perasaan selalu gelisah akhirnya aku berani bermain api di belakang suamiku walau cuma lewat telepon.

Aku berhubungan dengan pria lain dan pria itu tahu masalah apa yang aku alami sekarang, hubungan kami sudah berjalan 1 tahun.

Selingkuhanku selalu saja memaksa aku untuk menceraikan suamiku tapi rasanya tidak bisa. Sebagai istri aku masih punya rasa malu untuk bercerai tanpa alasan yang jelas.

Beberapa hari yang lalu aku dan suami sempat konflik tapi suamiku ngadu ke mamaku karna mamaku sangat sayang suamiku.

Suamiku sangat mencintaiku, tapi aku tidak suka dengan sikapnya yang terlalu agresif, dia terlalu menekanku, akhirnya aku selalu banyak bohong terhadapnya.

Walaupun mau jalan aku selalu dilarang. Suamiku banyak cemburunya dia tidak pernah mengerti apa yang aku rasakan sebagai istri yang sudah membesarkan anak-anaknya di rumah.

Baca juga cerita menarik lainnya:

Usiaku masih muda, aku masih ingin menikmati hidupku, aku tau kalau aku juga seorang ibu, aku juga mengerti posisiku tapi suamiku tidak pernah mengerti apa yang aku rasakan kalau aku menderita batin menjalani semua ini.

Teman-temanku yang lain masih menikmati kehidupan mereka sementara aku harus terus mendekam di rumah menjagai dua anakku.

Menikah di usia dini benar-benar menekanku. Ini semua gara-gara mama menikahkan aku yang masih terlalu muda, ingin menolak, tapi aku takut durhaka dengan orang tua.

Dulu aku cuma berfikir apa yang dikasi mamaku moga yang terbaik untuk diriku tapi nyatanya bertolak belakang dengan apa yang aku khayalkan.

Andai saja waktu dapat di putar aku putar dan kudelete waktu yang sekarang aku sudah tak sanggup lagi menghadapi sikap suamiku yang selalu pemarah, aku cape.

Aku minta berpisah saja, tapi dia tidak mau. Aku selalu berusaha untuk sabar tapi gimanapun kesabaran itu ada batasnya.

Aku selalu berdoa kepada Allah kalau semua ini akan indah pada waktunya.

Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih

Aku gak tau bagaimana cara menebus kesalahanku yang fatal dengannya, hingga aku tega mempermainkan sebuah cinta dan perasaan yang begitu tulus untukku.

Ketika Cinta Harus Memilih
Ketika Cinta Harus Memilih

Makasih ya CeritaCurhat.Com karna sudah mau menampung ceritaku ini, aku gak tau harus berbagi cerita dengan siapa, semoga dengan cara ini, ada orang yang peduli denganku.

Awalnya aku hanya iseng mengantar temenku Wiwik ke rumah pacarnya Eko, saat bekenalan dengan Eko, aku merasa memiliki ketertarikan dengannya, tapi aku sadar dia sudah jadi milik orang lain.

Hingga lama kita tak berjumpa akhirnya aku mendengar kabar bahwa Wiwik akan menikah, tapi bukan bersama Eko, seneng banget mendengarnya.

Sayang sekali waktu telah merubah semuanya, aku telah dilamar orang yang tak pernah aku harapkan. Itu adalah pilihan kedua orang tuaku, aku menyesal dan tak bisa berbuat apa-apa lagi.

Waktu demi waktu telah berganti, akhirnya aku diundang dipernikahan Wiwik dan aku berjumpa lagi dengan Eko. Eko tidak mengetahui kalau aku sudah dilamar dan aku menutupi itu darinya.

Setelah lama tak pernah ketemu, kita saling berbagi cerita dan menjadi sangat akrab. Hingga pada suatu saat Eko menyatakan cintanya padaku. Tentu saja aku senang bukan main meski di dalam hati menjadi gelisah.

Aku bingung, tapi aku menerima cintanya, karna aku juga sangat mencintainya dari pertama bertemu dulu. Aku diperkenalkan dengan kedua orang tuanya. Aku sering kali jalan bareng dengannya tanpa sepengetahuan tunanganku.

Suatu saat aku menangis karna Eko ketahuan mesra-mesraan dengan cewek laen lewat sms, gak tau kenapa hati ini rasanya sakit banget. Tapi aku mikir, gimana rasa sakitnya Eko kalau dia tau aku sudah bertunangan dan akan segera menikah.

Aku gak sanggup meninggalkannya, aku mencintainya tapi seiring waktu yang terus berjalan, pernikahanku semakin dekat, padahal kondisi Eko sedang tidak baik. Beberapa hari ini dia harus dirawat di rumah sakit karena sakit Tipus. Aku gak berani bicara jujur dengannya,

Hingga akhirnya salah seorang sahabatku kuminta menemui Eko di rumah sakit dan mengabarkan berita pernikahanku kepadanya. Aku tak bisa membayangkan etapa hancur hatinya saat mendengar kabar itu.

Sejak saat itu aku gak pernah mendengar kabar Eko lagi, dia menghilang begitu saja seperti diterpa angin. Baik teman maupun keluarganya tidak ada yang mau memberitahuku keberadaan Eko.

Aku memang sudah menikah dan menjadi istri orang tapi aku berharap bisa bertemu dengannya sekali saja dan meminta maaf telah membohonginya selama ini. Aku ingin menebus semua kesalahanku dengannya di masa lalu.

Aku berharap meskipun aku gak berjodoh dengannya di dunia tapi aku berharap bisa berjodoh di Akhirat nanti. Jika ada pilihan aku ingin bersamamu selamanya, gak sekarang tapi suatu hari nanti.

Apa yang Kau Cari

Apa kau cari

Sudah di gunung, pantai kau rindukan
Tiba di pantai, gunung yang kau inginkan
Saat kemarau, kau tanya kapan hujan
Diberi hujan, kemarau kau tanyakan

Sudah tenang di rumah, pengin pergi
Begitu pergi, kau ingin ke rumah kembali
Sudah dapat ketenangan, keramaian kau cari
Keramaian kau temukan, ketenangan kau rindui

Apa sebenarnya yang kau cari
Belum berkeluarga, mencari istri/suami
Sudah berkeluarga, ngeluh anak belum diberi
Dapat anak, ngeluh lagi kurang rejeki

Ternyata sesuatu tampak indah karena belum kita miliki

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan
Kalau yang belum ada selalu kita pikirkan,
Sedang yang sudah diberi Allah kita abaikan?

Bukankah telah banyak yang kau dapatkan?

Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR
Karena kesyukuran akan membuatmu subur

Mungkinkah selembar daun bisa menutup bumi
Sedang kau tak bisa menutup telapak tangan sendiri
Tetapi saat selembar daun kecil menempel di mata
Maka bumi yang luas seperti tertutup semua

Begitu juga bila hatimu ditutupi keburukan
Seolah-olah yang tak cocok denganmu selalu kejelekan
Seluruh bumi seolah tak ada kebaikan
Padahal letaknya cuma hatimu yang ketutupan

Jangan tutup matamu dengan daun kecil
Jangan tutup hatimu dengan kotoran secuil
Syukuri nikmat Allah, meski kelihatan mungil
Terus istiqomah dengan sunnah maka kelak kau berhasil

Bila buruk hatimu, buruk pula akhlaqmu
Bila tertutup hatimu, tertutuplah segala sesuatu
Syukurilah semua apa yang ada padamu
Dari situ engkau memuliakan dirimu

Belajarlah berterimakasih kepada Allah Ta’ala
Sebagai modal untuk meMULIAkan-NYA.
Karena hidup adalah: “WAKTU yang dipinjamkan
Dan harta adalah: “ANUGERAH yang dipercayakan”

Semoga bermanfaat

Selingkuh dengan Mantan Pacar

Selingkuh dengan mantan pacar

Namaku Nia (bukan nama sebenarnya), aku tinggal di Cilacap, Jawa Tengah, usiaku saat ini 24 tahun. Aku menikah di usia yang sangat muda dengan Hero (bukan nama sebenarnya), usianya sekarang 27 tahun. Saat ini kami sudah menikah sekitar 5 tahun lamanya.

Selingkuh dengan mantan pacar
Selingkuh dengan mantan pacar

Singkat cerita, aku menikah dengan Hero karena terpaksa, waktu itu umurku masih 18 tahun. Aku dan Hero berpacaran dan telah berhubungan sangat jauh seperti layaknya suami istri. Orang tua yang mengetahui hal tersebut akhirnya memaksaku menikah.

Aku tidak bisa menolak perintah orang tuaku meskipun aku tahu aku sama sekali belum siap, tapi apa daya itu semua juga karena salahku sendiri,dan akhirnya aku resmi menikah dengan Hero.

Di awal pernikahan aku akui merasa tidak bahagia apalagi aku masih selalu teringat dengan mantan pacarku yang masih sangat aku cintai. Setiap aku berhubungan intim dengan suamiku, aku selalu membayangkan andai saja yang ada di hadapanku adalah mantan pacarku itu, khayalan itu terus dan terus aku rasakan hingga saat ini.

Hingga pada suatu hari karena iseng aku mencoba menghubungi mantan pacarku itu, sebut saja namanya Andri. Iya meski aku sudah putus cukup lama dengannya tapi nomor teleponnya masih tetap teringat jelas di kepalaku. Aku coba menghubungi nomor itu dan rasanya senang sekali karena nomor itu ternyata masih aktif.

Dengan jantung yang berdenyut kencang tak karuan di sertai badan yang gemetar di hantui perasaan takut ketahuan suami, akhirnya Andri mengangkat teleponku. Uh senangnya.

Andri menjawab dengan sopannya sambil menanyakan siapa ini? aku tidak bisa langsung menjawab salam dia karena begitu gemetarnya badanku tapi setelah aku menenangkan diriku sendiri akhirnya aku menjawab sapaannya dan berkata, “halo aa gimana kabarnya?” Aku memang memanggil dia dengan sebutan aa, dan dia selalu memanggilku Ade.

“Alhamdulillah baik, ini siapa ya?” dia balik bertanya padaku, aku pun menjawab ni ade a,, mendengar namaku dia begitu happy karna aku adalah orang yang sangat ia sayangi,, “gimana kabar ade?” dia bertanya padaku, aku pun menjawab ade juga baik-baik saja.

Lama kami mengobrol dari sekedar menanyakan kabar sampai membahas hubungan kami di masa lalu. Rinduku padanya semakin memuncak meski perbincangan melalui telepon itu sedikit mencairkan rasaku. Akhirnya kusudahi percakapan kami saat itu karena suamiku sudah pulang.

Baca juga cerita selingkuh lainnya:

Aku segera menghampiri suamiku dan menciumnya, serta menyiapkan makanan untuknya, setelah makan kami pun pergi ke kamar untuk mandi dan bersiap untuk tidur. Sebelum tidur kami sempat melakukan hubungan intim dengan suamiku dan seperti biasa bayangan suamiku seolah berubah menjadi Andri.

Keseokan harinya ketika suamiku sudah berangkat bekerja, aku kembali menghubungi Andri, seperti biasa kami saling bertukar cerita. Dalam kesempatan itu kami sepakat untuk bertemu kapan ada waktu luang.

Dan waktu luang itu terjadi beberapa hari kemudian. Setelah berjanji melalui telepon kami sepakat bertemu di sebuah tempat yang aman sehingga tidak ada orang lain yang bisa mengenali kami. Aku dan Andri akhirnya bertemu, rasanya senang sekali. Kami menggunakan waktu itu dengan sebaik-sebaiknya, kami menumpahkan rasa rindu yang sudah lama tidak terwujud.

Aku seperti gadis yang tak punya suami. Hasratku selama ini akhirnya tercapai. Hari itu dan hari-hari berikutnya, setiap ada kesempatan kami pasti berhubungan intim. Aku resmi berselingkuh dengan Andri dan tidak seorangpun di dunia ini mengetahuinya.

Hubungan kami berlangsung sampai dua tahun, tapi entah kenapa lama kelamaan timbul rasa bersalah kepada suamiku. Suamiku selalu baik dan setia kepadaku tapi aku malah membalasnya dengan selingkuh dengan mantan pacar.

Aku mungkin bisa puas karena hasratku bisa terpenuhi oleh Andri tapi ketika sampai di rumah dan bertemu suamiku, aku langsung kelimpungan dan menyesal. Aku tidak tahu sampai kapan hubungan dengan Andri akan bertahan tapi aku mustahil akan meninggalkan Hero, suamiku.

Hingga akhirnya aku memberanikan diri mengakhiri hubunganku dengan Andri. Aku menguatkan diri untuk tidak bertemu dengannya selama mungkin. Aku mengganti nomorku dan menghapus nomor Andri meski aku tahu nomor itu masih tersimpan rapi di kepalaku.

Terakhir aku mendengar Andri sudah menikah dengan wanita teman kerjanya. Aku senang mengetahui itu tapi perasaan ini akan selalu ada untuknya. Akan kututup rapat-rapat cerita selingkuh ini, akan kubiarkan Andri tetap menjadi mantan pacar yang terindah.

Kini aku sudah mulai bisa menerima suamiku walau belum seluruh jiwa dan raganya. Tapi aku akan tetap berusaha mencintainya dengan tulus dan berjanji tidak akan lagi selingkuh.