Aku Bukan Pengganggu Suami Orang

Berulangkali menjalin cinta dengan pria berulang kali pula aku kecewa. Entah dosa apa yang telah aku lakukan sampai semua pria yang dekat denganku pastilah berstatus suami orang. Aku bukan pengganggu rumah tangga orang karena aku tidak merencanakannya dan juga tidak tahu. Kisah ini adalah cerita cinta menyedihkan yang kujalani sebelum aku memutuskan menikah.

Cerita cinta, bukan pengganggu suami orangSekarang aku sudah menikah dengan pria pilihanku dan masih berstatus sebagai pengantin baru, pernikahanku baru berjalan 3 bulan.

Usiaku saat ini 22 tahun, masih muda memang tapi di usiaku yang masih muda ini aku mempunyai sebuah kisah yang mungkin mengharukan atau mungkin malah memalukan. Tapi semua yang aku alamin pasti aku ambil hikmahnya.

Ceritanya dimulai ketika usiaku masih 18 tahun. Waktu itu aku bekerja di sebuah super market, dan di tempat aku kerja tersebut aku mempunyai staf kerja yang sudah sangat akrab dengan aku. Karna terlalu dekatnya terkadang aku suka grogi ketika dia mengawasi pekerjaanku, dan karna grogiku yang berlebihan sering membuat pekerjaanku berantakan.

Baca juga cerita cinta lainnya:

Entah apa penyebab dari grogiku itu, kalau dibilang suka sepertinya itu tidak mungkin karna aku tahu statusnya yang sudah beristri. Setiap hari kita sering bertemu karna jadwal shift kerja kita yang selalu barengan, setiap hari juga aku banyak bercerita tentang kehidupanku pada dia dan sampai akhirnya dia malah berinisiatif menjodohkan aku dengan adiknya. Begitu terimakasihnya aku pada dia karna dia lah sekarang aku dan adiknya berhubungan dan menjalin cinta.

Tidak terasa sudah 9 bulan aku berhubungan dan menjalin cinta dengan pacarku itu. Dengan sangat baik dia memperlakukan aku, semua yang aku mau dia beri dan begitu bergantungnya aku terhadapnya apa lagi dengan posisi aku yang waktu itu pengangguran. Di mata aku dia adalah sosok seorang pacar paling sempurna dan gak ada duanya, bersyukurnya aku pada Tuhan telah mengirim dia untukku.

Pacarku Pembohong

Di tengah perjalanan cinta kami, aku baru sadar ternyata kisah cinta ini tidak semulus yang aku pikirkan dan dia pun ternyata tidak sesempurna yang aku lihat, setelah aku mengetahui kalau dia ternyata adalah pembohong besar. Selama 9 bulan dia tipu aku, ternyata dia adalah seorang suami dan juga seorang ayah.

Ya Tuhan begitu terpukulnya aku setelah mengetahuinya, terlebih sakit hatinya aku ketika istrinya selalu meneror aku dengan kata-kata kasar dan bilang kalo aku perempuan murahan perebut suami orang.

Setelah kejadian itu akhirnya aku berusaha untuk melupakannya dengan kekecewaan yang aku rasa dan aku mulai mencari pekerjaan lagi. Aku berhasil di terima di sebuah toko kue yaitu “dunkin donut” dan aku mempunyai pacar baru di sana. Dia adalah pekerja bank yang lokasi kantornya bersebelahan dengan tempat kerja aku.

Hadirnya dia dikehidupanku merubah semua keadaan dan membuat aku lupa kalo aku pernah dikecewakan laki-laki. Walau usianya sedikit lebih muda dari aku, tapi dia selalu bersikap dewasa depan aku dan sering kali membuat aku simpati. Sepertinya perasaan sekarang yang aku rasakan melebihi perasaan dulu yang aku rasa terhadap si ayah satu anak itu.

Rasanya takut kehilangan dia, ga ada kabar dari dia pun aku sering merasa sedih dan khawatir. Apa lagi waktu itu tiba-tiba sering banget gak ada kabar dari dia, alasannya dia sibuk dengan kuliah dan pekerjaannya.Walaupun kecewa dan sangat sedih tapi aku tetap ngertiin dia, karna begitu sayangnya terhadap dia.

Semakin ga ada kabar lagi dari dia dan semakin takut juga untuk kehilangannya. Karena sangat rindu aku hubungi dia untuk menanyakan kabar, aku bbm dia. Dan ketika dapat balasan bbm tiba-tiba “dooooorrrr!!!!!!!!” jantung serasa mau copot, darah seperti tidak mengalir lagi, muka merah seketika, dan air mata tiba-tiba mengalir deras tiada henti.

“Kamu siapa?? ngapain tanya kabar suami saya??” itu balasan bbm nya.

Lagi-Lagi Jatuh Cinta Dengan Suami Orang

Setelah tau kenyataannya kalau dia juga seorang suami beranak satu, aku mulai menjauh. Walau sangat sulit untuk melupakannya tapi aku selalu berusaha untuk bisa move on. Untuk mengobati rasa sedih yang berkepanjangan, aku mulai memberanikan diri lagi dekat dengan laki-laki, dia adalah manager bank tempat mantan aku bekerja.

Karena yang aku tau dia adalah seorang duda beranak satu. Seperti itu pula pengakuannya padaku dan aku pun tidak mempermasalahkan itu karna sejak awal niatku hanyalah untuk main-main bukan untuk keseriusan. Bisa dibilang juga ini sebuah pembalasan untuk rasa sakit aku selama ini.

Dari awal yang aku tau dia juga hanya sekedar main-main denganku, mungkin dia menganggapku seperti perempuan liar yang gampang untuk dipermainkan. Dia lelaki angkuh, sombong, dan munafik, tapi semua itu bukan sebuah kendala buat aku. Karena ketika dekat denganku sifat-sifat dia sedikit berkurang. Dan aku sadar penyebabnya, mungkin karna dia benar-benar jatuh cinta padaku.

Aku gak peduli dengan perasaan dia, dan aku masih menikmati permainan ini. Puas rasanya ketika seorang laki-laki berlutut-lutut dan berkorban banyak untuk aku. Dan aku mulai menyombongkan diri.

Semakin lama dekat dengannya, aku baru sadar ternyata aku masih perempuan lemah yang gampang luluh oleh lelaki. Ternyata aku pun tanpa di sadari main hati dengannya, dan mulai suka dengan dia. Tapi lagi-lagi aku kecewa!!!!!!!

Teman dekatku memergoki dia yang lagi menghabiskan liburan bersama anak dan istrinya di sebuah kolam renang waterboom, padahal waktu itu dia sudah punya janji denganku untuk menjemput pulang dan mengajakku jalan. Pantas kutunggu berjam-jam dia tak kunjung datang, ternyata dia sedang menghabiskan waktu dengan keluarganya.

Memilih Menikah Muda

Ya Tuhan, apa ini sebuah kutukan? Kejadian ini terus berulang tiada henti hingga membuatku merasa lelah dengan takdir ini. Dari situlah aku tidak mau jatuh cinta lagi.

Dan akhirnya aku memutuskan untuk menikah dengan lelaki yang baru aku kenal. Aku lelah menjalani cinta yang tak pasti. Aku melihat suamiku lelaki yang baik dan tulus, walaupun dia bukan yang aku harapkan tapi aku yakin dia bisa membahagiakan aku dan aku pun pasti bisa menyayangi dia.

Aku tahu perasaanku kepada suamiku tidak sekuat perasaan cintaku pada pacar-pacarku yang dulu, tapi aku merasakan kesungguhan hati suamiku ini. Aku berdoa semoga dia tidak berubah dan bisa menjadi suami yang bertanggung jawab sampai kami tua kelak. Amiin.

Aku Butuh Perhatian Suami, Bukan Perhatian Mantan

Cerita keluarga perhatian suami

Bertahun-tahun hidup berumahtangga membuatku tersiksa dengan perlakuan suami yang acuh dan cuek, bahkan kepada anak sendiri. Berulang kali kami bertengkar tapi dia tak juga mau berubah, sampai suatu ketika aku bertemu dengan mantan pacar di masa gadis dulu, dari dia kutemukan perhatian yang sungguh kuimpikan selama ini.

Cerita keluarga perhatian suamiSebut saja namaku Dian, aku tinggal di kota yang menurutku lumayan metropolitan. Kisahku berawal dari tahun pertama pernikahanku. Suami sangat sibuk dengan teman-teman dan segala macam urusan kantornya.

Saat itu kami sudah punya bayi laki-laki. Dengan segala kelebihan dan kekuranganku kurawat bayiku sendirian tanpa bantuan suami. O iya waktu itu, kami masih tinggal seatap dengan mertua karena suamiku tidak mau pindah dengan segudang alasan.

Tahun ke-3 kami punya bayi lagi tapi sikap suami belum juga berubah, dia tetap sibuk dan sibuk setiap hari. Karena tidak tahan aku sering pulang ke rumah orang tuaku di kampung. Dan dia pun selalu berjanji berubah kalau balik ke dia dan akhirnya kami pun bersama lagi.

Akhirnya tahun ke-5 pernikahanku, kami punya rumah sendiri. Betapa senang hatiku tapi gelagat suamiku tidak bisa berubah. Kadang kalau aku minta dia di rumah sekedar membantuku jaga anak, dia mengamuk dan terkadang memukul. Pernah badanku sampai biru-biru karena menerima pukulannya.

Baca juga:  Aku Ingin Rasa Sayang yang Tulus dari Suamiku

Aku benar-benar tidak tahan dengan perlakuannya. Akhirnya akupun mencari kegiatan dengan menjadi tenaga pengajar di sebuah TK. Aku pun sudah mulai bisa menerima kalau aku selalu di anggurin suamiku. Karena sekolahku tempatku mengajar lumayan banyak kegiatan.

Tapi karena kecanggihan teknolagi, aku bertemu mantanku di Facebook. Dengannya aku biasa curhat tentang masalah rumah tangga yang aku alami. Mungkin karena keseringan curhat, aku merasa benih-benih cinta yang pernah ada muncul kembali. Bagaimana tidak perhatiannya 100 kali lipat dari pada suamiku.

Telponku terus berdering setiap hari, sekedar untuk menanyakan sudah makan belum, anak-anak kabarnya bagaimana hari ini. Aku benar-benar lupa kalau aku sudah punya suami. Perhatiannya kusambut dengan hati suka cita.

Aku bahagia sekali, sebagai wanita normal, inilah perhatian yang sungguh kuinginkan. Perhatian inilah yang kuinginkan dari suami, tapi kenapa harus mantanku yang memberinya. Dan entah bagaimana caraku menghilangkan perasaan ini terhadap mantanku yang begitu perhatian, sementara aku masih berstatus istri orang.

Sejujurnya aku bingung dengan dilema ini. Di satu sisi aku tahu aku tidak boleh berhubungan dengan pria lain tapi di sisi lain keinginan untuk mendapat perhatian dan disayangi sangat besar. Mohon bantuannya pembaca ceritacurhat.com, apa yang harus aku lakukan?

Selingkuh dengan Teman Kerja

Selingkuh dengan teman kerja

Sebetulnya tidak ada niat sama sekali di dalam hati ini untuk selingkuh dengan wanita lain, apalagi dengan teman kerja di kantor. Tapi seperti kata orang, tanpa niat pun dosa bisa terjadi asal ada kesempatan. Kira-kira seperti itulah gambaran cerita perselingkuhan antara diriku dengan Susi, janda dua anak.

Cerita perselingkuhan dengan teman kerja
Selingkuh dengan teman kerja

Sebut saja nama saya Alex, kejadian ini terjadi sekitar 4 tahun yang lalu. Singkat cerita, pada waktu itu saya bekerja di sebuah hotel bintang 7 ternama di kawasan Jakarta. Disana saya bekerja sebagai room boy.

Suatu hari datanglah karyawati baru sebagai room girl wanita, sebut saja namanya Susi. Memang sudah menjadi tugas saya untuk mentraining karyawan/ti baru di hotel tersebut khususnya divisi FO.

Setelah berkenalan dan mentraining Susi, saya pun menawarkan dia untuk minum kopi, disanalah kami saling cerita satu sama lain dan mungkin menjadi babak awal cerita perselingkuhan kami.

Baca juga:

Ternyata Susi seorang wanita yang broken, ia pun sudah menikah dan mempunyai 2 orang anak. Beberapa bulan setelah perkenalanan itu, kedekatan kami menjadi omongan karyawan yang lain.

Suatu hari betapa kagetnya saya mengetahui bahwa Susi selama ini menanam rasa suka dan sayang sama saya. Awalnya saya menolak karna saya juga punya seorang istri dan anak, tetapi alasan saya itu tidak digubrisnya. Susi pun tetap ingin menjalankan hubungan sama saya sebagai selingkuhan.

Ya, sebagai laki laki yang normal tawaran Susi pun saya terima, suatu malam, seperti biasa tugas saya mengecek room yang sudah kosong, dan malam itu Susi sangat ingin ikut dengan saya mengecek room-room tersebut. Setelah sampai di salah satu kamar yang kosong betapa kagetnya saya mendapatkan perlakuan Susi yang tidak biasa.

Dia memeluk dan melumat bibir saya, akhirnya pun kami terlena dan terbuai dalam gejolak nafsu. Sejak saat itu kami resmi menjalani perselingkuhan dan hubungan intim pun sering kami jalani di waktu-waktu senggang.

Baca juga: Istri Selingkuh di Rumah, Aku Kena PHK di Kantor

Suatu hari ketika saya pulang ke rumah, entah mengapa, setelah melihat istri dan anak saya, tiba-tiba saya dibayangi rasa berdosa dan bersalah kepada mereka. Akhirnya saya memutuskan untuk mengakhiri hubungan terlarang ini dengan Susi. Saya meminta Susi untuk tidak lagi mendekati saya.

Dan beberapa malam setelah itu, saya pun memberanikan diri untuk bicara dengan istri saya. Saya luapkan semua uneg-uneg yang selama ini mengganjal di hati. Lega rasanya, walaupun kejujuran itu menyakitkan hati istri saya. Dan setelah itu kehidupan saya bersama istri berjalan normal kembali.

Kepada para pembaca ceritacurhat.com, cintailah apa yang Tuhan berikan, kejujuran adalah kunci utama kebahagian.

Istri Tidak Perawan, Aku Memilih Selingkuh dengan Wanita Lain

Istri tidak perawan

Meski telah menikah cukup lama dan telah dikaruniai seorang anak yang lucu dan cantik, aku tetap tidak bisa menghilangkan rasa kecewa di dalam hati setelah mengetahui bahwa istriku sudah tidak perawan lagi sebelum kami menikah. Mungkin ini yang menjadi penyebab aku selingkuh dengan wanita lain.

Istri tidak perawan, aku selingkuh dengan wanita lainSebut saja namaku Beny, pekerjaanku hanyalah seorang honorer di sebuah Sekolah Tingkat Pertama. Tak ada niat sama sekali dalam diriku untuk selingkuh tapi kenyataan berbicara lain.

Pernikahanku dengan istriku alhamdulilah berlangsung sesuai dengan yang direncanakan meskipun sebenarnya di dalam hatiku aku sama sekali tidak mencintai istriku tapi aku terlanjur berjanji kepada dia bahwa aku akan menikahinya.

Waktupun berlalu tak terasa hampir 7 tahun kami membina rumah tangga tanpa ada masalah maupun pertengkaran di dalam bahtera rumah tangga kami. Apapun yang terjadi dalam rumah tanggaku adalah tanggung jawabku.

Sebenarnya tidak ada permasalahan dalam biduk rumah tanggaku, aku memaksakan cinta yang sebenarnya aku sendiri tidak menginginkannya. Dulu aku ingin melepas dia tapi aku malu, malu dengan keluarga besarku, malu dengan orang tuaku, malu dengan teman dan semua orang yang ada di dekatku, Insyallah aku akan tetap bertahan sampai aku bisa mempertahankannnya.

Pengakuan Istri yang Menyakitkan

Sebenarnya istriku seorang yang baik, tidak neko-neko, terima aku apa adanya, dia juga setia dan bukan tipe wanita yang senang selingkuh. Hanya masa lalunya, masa lalunya yang membuat diriku tidak bisa menerima dirinya seratus persen.

Dia orangnya jujur meskipun menyakitkan perasaanku, dia berkata jujur padaku bahwa dia tidak perawan lagi sebelum menikah denganku.

Baca juga cerita menarik lainnya:

Aku pernah bertanya pada dia (pada saat pacaran) kamu sudah berapa kali melakukan hal tersebut dengan pacar kamu? dia jawab hanya sekali, aku bisa menerimanya, mungkin saat itu dia khilaf.

Tapi kenapa setelah kami menikah, ketika aku bertanya hal yang sama kepada istriku dan terus kudesak, ternyata dia mengakui bahwa dia pernah melakukan itu (ML) lebih dari sekali.

Dari awal pernyataan dia itulah aku merasa kaget dan tersentak mengapa baru sekarang dia bilang jujur, pada saat waktu itu usia pernikahan kami menginjak 2 tahun, jujur pembaca aku sangat kecewa dengan dia, aku sangat kesal dengan dia. Pada saat itu aku bersikap biasa saja, aku berusaha menutupi kekecewaanku, aku ingin sekali melupakan hal itu, tapi tidak mudah.

Masa pacaran kami singkat, pacaran kami bisa dibilang pacaran sehat. Aku termasuk pria yang setia dan tidak suka selingkuh. Kami tidak pernah melakukan hal-hal yang dilarang oleh Agama.

Mungkin karena kesibukan yang kumiliki. Hubungan kami hanya sebentar, kami hanya butuh waktu 4 bulan pacaran dan sesudah itu kami tunangan dan menikah.

Selingkuh dengan Murid Sendiri

Prahara dalam diriku diawali sekitar tahun 2010. Aku mulai suka dengan seorang wanita yang sebenarnya dia adalah masih muridku sendiri di SMP tempatku mengajar. Entah apa yang terjadi pada diriku, aku begitu suka dengan dia padahal dia biasa-biasa saja.

Gayung bersambut, aku semakin dekat dengan dia, bahkan sampai dia lulus sekolah dan sampai sekarang pun aku masih dekat dengan dia.

Aku jatuh cinta dan selingkuh dengan muris sendiri. Awal hubunganku dengan dia (sebut saja namanya Helo Kity = HK) terjadi pada sekitar awal tahun 2011. Kami menjalin hubungan sampai sekarang dengan baik dan harmonis, sekarang dia duduk di kelas XII.

Jujur aku merasa lebih nyaman dengan HK, aku merasa betah dekat dengan HK, aku selalu cemburu kalau HK dengan teman laki-lakinya.

Begitupun HK dia mempunyai perasaan yang sama dengan diriku. Entah ini yang dinamakan cinta atau sayang, atau apa aku sendiri tidak tahu, aku merasa HK telah menjadi bagian dari hidupku.

Hingga pada suatu hari aku dengan HK melakukan hal yang tidak terpuji. Kami melakukan hubungan terlarang itu. Aku terlarut dalam buaian kemesraan, aku terlarut dalam buaian kerinduan.

Aku terlalu merindukan dia, semua dilakukan atas dasar suka sama suka, aku sama sekali tidak pernah memaksa pada dia, semua berjalan wajar. Aku merasa berdosa terhadap anak dan istriku karena telah selingkuh dengan wanita lain.

Baca juga:

Aku tak tahu apa yang harus kulakukan untuk menebus kesalahanku pada HK, aku tak tahu lagi bagaimana aku telah membuat masa depan HK menjadi runyam. Suatu waktu kedekatanku dengan HK mulai tercium, memaksa kami harus off  sekitar setahun.

Dalam setahun ini aku tidak ada komunikasi sama sekali dengan HK, tidak ada tegur sapa dengan HK, dan tidak pernah bertemu dengan HK.

Tapi sekarang aku dekat lagi dengannya, sampai sekarang ya sampai sekarang, jujur aku tidak bisa kehilangan dia, begitupun dia. Apabila waktu bisa diputar mungkin aku lebih klop lebih sreg dan lebih nyaman dengan HK, tapi semua sudah berlalu.

Bingung Antara Istri dan Selingkuhan

Aku berkata pada HK bahwa kita tidak mungkin kita bisa saling memiliki, bahwa perbuatan selingkuh adalah hal yang tidak bertanggungjawab. Aku sudah punya keluarga, dan suatu saat HK mungkin akan menikah dengan pria pilihan dia yang lebih baik dari aku.

Tapi kami sepakat meskipun HK sudah menikah, hubungan ini jangan sampai putus, hubungan ini jangan sampai berakhir.

Dan sekarang pun kami saling memahami dan mengerti keadaan masing-masing, apabila dia sedang jalan dengan pacarnya aku sama sekali tidak menghubunginya, begitu juga HK tidak pernah menghubungiku jika sedang di rumah bersama istriku.

HK menyimpan baik-baik rahasia ini, begitu juga aku, aku tidak pernah bercerita kepada siapapun mengenai kedekatanku dengan HK (kecuali kepada ceritacurhat.com) karena aku ingin pendapat dari pembaca.

Meskipun ada teman yang mengetahui kedekatanku dengan HK, tapi dia menganggapnya biasa saja, padahal tidak. Kedekatanku dengan HK sudah sangat dekat, tidak ada rahasia yang disembunyikan antara kami. Kalau boleh jujur aku mungkin lebih terbuka, dan apa adanya pada HK dibanding istriku.

Aku bingung pembaca apa yang harus aku lakukan, aku tahu selingkuh itu dosa tapi aku juga menyayangi HK sebagaimana aku juga menyayangi anak dan istriku.

Pembaca yang budiman kalau anda berada diposisiku apa yang akan anda lakukan? bagaimana cara yang terbaik agar aku merasa nyaman? agar aku tidak menyakiti perasaan HK maupun istriku?

Aku tidak ingin melepaskkan HK maupun istriku, apa jalan yang harus aku pilih? apakah aku harus berbicara dengan istriku apapun yang terjadi? apakah aku harus berbicara dengan keluargaku apapun yang terjadi? apakah harus menikahi HK? apakah aku harus meminta izin kepada istriku untuk menikahi HK? apakah aku harus memilih salah satu dari mereka?

Terimakasih kepada www.ceritacurhat.com, mohon maaf apabila ada kesalahan, wassalamualaikum Wr Wbr.