Aku Jatuh Cinta Pada Suami Orang

Jatuh cinta kepada suami orang

Sebut saja namaku Bunga, usiaku kini 23 tahun. Aku seorang Bidan yang sekarang bekerja di sebuah Rumah Sakit Swasta di Kota ku. Kisahku sungguh memalukan karena telah jatuh cinta dengan suami orang.

Jatuh cinta kepada suami orang
Jatuh cinta kepada suami orang

Aku masih fresh graduate, dan usiaku juga masih muda. Aku memang mempunyai kelebihan secara fisik, kulitku putih, lebih putih dari standard rata-rata wanita Indonesia, tubuhku pendek namun proporsional dan aku berjilbab.

Kisah ini bermula ketika aku mulai pertama kali bekerja di sebuah klinik milik seorang anggota DPRD di kotaku. Sebut saja namanya Pak Haji, karena beliau memang sudah melaksanakan rukun Islam yg terakhir itu. Waktu itu aku sama sekali tidak tahu kalau akan jatuh cinta padanya suatu saat nanti.

Pak haji masih muda, usia nya saat itu 36 tahun, sudah beristri dan memiliki 4 orang anak. Dengan wajah yang tampan ciri khas orang Jawa, dan yang selalu membuat aku rindu kepada beliau adalah aroma parfumnya yang mahal itu.

Seminggu aku bekerja di klinik itu banyak kudengar cerita dari pegawai lainnya tentang Pak Haji adalah seorang playboy. Bahkan pernah ada skandal perselingkuhannya dengan seorang pegawai yang sampai membuat gempar walaupun berujung rujuk kembali dengan istrinya.

Aku juga mendengar tentang beberapa skandal perselingkuhannya dengan pegawai lain yang tak tercium oleh orang-orang. Sekedar informasi, letak tempat tinggal keluarga Pak haji berada dilantai 2 klinik tersebut, sehingga kami pegawainya sering sekali bertatap muka dengan Pak Haji.

Baca juga: 

Aku sangat menghormati kewibawaan pak haji, bahkan awalnya aku takut kepadanya, hingga pada suatu hari aku dipanggil pak haji di ruang administrasi. Dengan gugup aku menjawab semua pertanyaannya.

Aku rasa ini hanya modus dia untuk lebih dekat denganku. Pertanyaannya tak hanya seputar pekerjaan, terkadang bertanya tentang keseharianku, dan pada akhirnya mengajak aku untuk berkencan. Ini mungkin awalnya aku jatuh cinta kepadanya.

Gila, ternyata apa yang diceritakan teman-temanku benar adanya. Entah kenapa aku bukannya risih dan ilfil kepada pak haji, percakapan kami di ruang administrasi hari itu malah membuatku semakin berani dan bahkan nyaman berbicara dengan bos ku itu.

Jatuh Cinta dengan Pak Haji

Aku ingat kejadian itu hari selasa, ketika pak haji sudah dengan rapi hendak pergi kekantor DPRD namun disempatkannya untuk visit pasien di klinik karena pak haji memang sudah perawat senior bergelar M.Kes.

Setelah visit dia masuk ke ruang operasi, tak lama kemudian handphone ku berbunyi, kulihat sms dari pak haji menyuruhku masuk ke ruang operasi. Saat itu aku takut sekali, tapi dalam hati kecilku aku ingin sekali, karena memang sudah kuduga pak haji pasti mengajakku untuk berduaan di sana.

Ruang operasi di klinik bersekat menjadi 2 ruangan, yang satu digunakan untuk operasi berlangsung, sedangkan yang satu untuk bersantai dan pak haji sering menerima tamunya disitu.

Akhirnya dengan banyak pertimbangan aku memutuskan untuk mendatanginya. Dan ketika kudatangi aku ditariknya, diciumnya tanganku, dan aneh nya lagi aku tak menolak. Kemudian ia mencium keningku, aku juga tak menolak, bahkan aku serasa nyaman sekali. Aku dipeluknya tubuhnya yang kelihatan masih lajang itu memang menjadi daya tarik tersendiri pada pak haji.

Setengah jam lamanya kami bercumbu, saling berpagutan dan sesekali pak haji mengungkapkan perasaannya kepadaku. Dan itu membuatku senang sekali. Aku pikir sudah jatuh cinta kepada pak Haji dan tidak ingin melepasnya.

Setelah kejadian itu aku jadi sering berkomunikasi dengannya, baik di klinik maupun melalui udara, pak haji semakin sering menghubungiku tanpa ada kepentingan dan hanya sekedar bertanya aku dimana dan sedang apa.

Kami seperti sudah berpacaran saja. Hubunganku ini diketahui oleh rekan kerjaku, kak Tri, karena aku memang dinas bersama degan kak Tri, dan untung nya kak Tri adalah orang yang sangat fair. Dia menyimpan rahasiaku ini sampai akhirnya kak tri berhenti bekerja disana.

Pada suatu hari kebetulan aku bertugas malam dan aku dinas sendirian karena teman dinasku bang Dadang tidak bisa hadir. Kebetulan ada acara dirumah pak haji, maklum pak haji mencalonkan diri lagi sebagai anggota legislatif untuk periode kedua.

Jadi setiap hari pasti ada saja tamunya yang datang. Waktu itu pukul 24.30 WIB barulah semua tamu pak haji pulang. Ketika itu aku biasa beristirahat di ruang dokter karena sudah larut malam biasanya kalau ada pasien pun kami dibangunkan oleh satpam.

Pintu belum kukunci, karena aku masih akan keluar untuk memastikan sudah aman kah pasien ku. Dan begitu terkejutnya aku ketika itu pak haji masuk ruangan itu dan menguncinya dari dalam.

Aku takut sekali, bukan takut pada pak haji, tapi aku takut kalau istri beliau mengetahui hal ini. Namun pak haji meyakinkanku dengan berkata kalau ibu klinik ku sudah terlelap sejak tadi.

Malam itu benar-benar menjadi sejarah dalam hidupku. Aku merelakan keperawananku direnggut oleh pak haji. Jahatnya lagi pak haji berkata aku sudah tidak perawan karena sudah tidak berdarah, namun aku mencoba menjelaskan tentang himen wanita yang tak semua wanita akan berdarah ketika pertama kali melakukan hubungan intim.

Akhirnya ia dapat menerima penjelasanku. Kami bercinta kurang lebih selama 1 jam, sungguh awalnya aku merasa kesakitan sekali, namun kepiawaian pak haji dalam bercinta mampu membuatku merasakan nikmat yang sungguh sangat luar biasa.

Setelah kejadian malam itu aku dan pak haji jadi sering melakukan perbuatan terlarang itu. Terkadang di ruang dokter, di ruang operasi, bahkan yang paling berkesan di kamarnya sendiri saat istrinya bekerja dan pengasuh anaknya tertidur diruang TV.

Aku melakukan hubungan suami istri dengannya dikamarnya, tempat dimana ia biasa berhubungan intim dengan istrinya, sungguh betapa senangnya aku. Dan pak haji pun tak jarang memberiku uang jajan, satu bulan bisa sampai 3 juta, dan ini membuatku semakin cinta saja dengannya.

Delapan bulan sudah aku bekerja disana dan berhubungan dengan pak haji dan benar apa kata pepatah bilang sepandai-pandainya menyimpan bangkai akan tercium juga. Begitu juga denganku, sepertinya istri pak haji sudah mulai mencium adanya perselingkuhanku dengan suaminya.

Hal ini dikarenakan suatu hari aku meletakkan handphoneku disembarang tempat, Amy anak sulung pak haji yang ketika itu berumur 13 tahun, Amy sangat dekat denganku, aku sangat menyayanginya, bahkan aku merasa jadi ibu mereka mana kala istri pak haji pergi untuk urusan kerja, aku lah yg menemani hari-hari mereka.

Ami biasa memainkan game di handphoneku dan na’as nya waktu itu aku lupa menghapus pesan-pesan dari ayah nya kepadaku. Ia membaca sms ayah nya kepadaku yang cukup erotis, dengan panggilan sayang. Respon Ami biasa saja, sikapnya pun biasa saja kepadaku.

Ketika ia bertanya aku jawab kalau itu sms yang salah kirim seharusnya ditujukan ke ibunya. Ami diam saja, expresi wajahnya juga biasa saja. Namun dia melaporkan itu ke ibu nya. Aku sungguh takut kisah perselingkuhanku dengan pak Haji ketahuan.

Dan ketakutanku terbukti. Setelah kejadian itu istri pak haji mulai menampakkan kebenciannya kepadaku. Sehingga aku tak betah bekerja lagi disitu. Walaupun sempat terjadi adu mulut antara aku dan istri pak haji namun tak menyelesaikan masalah itu, pak haji pun terlihat lepas tangan, ketika aku mengundurkan diri ia tak memanggilku kembali, pak haji seolah melepaskan ku begitu saja. Lantas ini membuat ku sangat sedih sekali.

Dua minggu setelah aku keluar dari klinik itu aku mendapat pekerjaan lain, pekerjaanku yang sekarang. Hari-hari kulalui tanpa pak haji, tanpa ada lagi yang memuji-muji kecantikanku, menciumi keningku. Aku pikir sudah jatuh cinta kepada orang yang salah.

Aku sudah jatih cinta dengan segenap perasaanku tapi aku merasa pak haji mencampakkanku begitu saja. Tapi alhamdulillah, setelah 3 bulan aku sudah mulai terbiasa dengan situasi itu. Tiba-tiba handphoneku berbunyi, kulihat betapa sumringahnya aku yang kulihat pak haji yang memanggil.

Segera kuangkat, dan lama kami bercerita melepas kerinduan. Kemudian kami putuskan untuk ketemuan diluar, dikafe. Aku lihat tidak banyak perubahan, masih tetap tampan dan tatapannya kepada ku yang aku rindukan itu kembali membawaku ke awang-awang.

Kami jadi sering kembali berkomunikasi lewat handphone, bertemu disuatu tempat dan bahkan sampai berhubungan intim di dalam mobilnya. Aku merasa hidup kembali, cintaku telah kembali, pak haji yang seorang anggota DPRD kabupaten dan pimpinan sebuah klinik yang notabene sudah beristri dan mempunyai 4 anak itu berhasil mencuri hatiku.

Aku jatuh cinta kepada pak Haji dan kubiarkan dia merenggut keperawananku, membuat aku merasakan apa yang seharusnya belum boleh aku rasakan. Tapi aku bahagia seperti ini. Aku tak tau sampai kapan perselingkuhan ini berakhir. Yang jelas aku sangat-sangat mencintainya. Maafkan aku ayah dan ibu, aku tak bisa menjadi anak yang baik.

Ketulusanku adalah Kebodohanku Sebagai Wanita

Kebodohan wanita

Aku Auli. Usiaku masih cukup kecil untuk cinta. Tapi bagiku pengalaman cintaku cukup luar biasa. Diawali dengan aku mencintai seorang pria berusia 18 tahun bernama Dion, cowo blasteran indo-padang dengan thailand.

Cinta tulusku adalah kebodohanku sebagai wanita
Cinta tulusku

Dia kuliah disalah satu kampus di Singapura. Aku suka pada pandangan pertama. Aku tahu dia dari facebook. Namun, Allah berkehendak lain. Di hari pertama aku melihat dia yang ternyata adalah hari kematiannya.

Dia meninggal karena dikroyok oleh preman-preman yang sekaligus musuhnya. Ya, tanggal 13 Juni 2013 adalah hari meninggalnya. Saat itu masih bulan ramadhan, dan aku harap amal ibadahnya dapat diterima Allah.

Singkat cerita, pada bulan oktober aku mencoba membuka hati untuk cowo lain. Yang pada saat itu aku mengenal seorang cowo seumuran Dion. Namanya Adit. Dia kuliah di Malang. Kami kenal lewat bbm.

Pas hari raya idul adha adalah hari pertama kita kenalan. Dia cowo yang manis, lemah lembut juga baik. Awalnya dia perhatian sebagai seorang kaka. Namun lama kelamaan dia menanyakan kehidupan pribadiku. Baru sehari kenal, dia menyatakan perasaannya padaku.

Bisa dibilang dia adalah pacar pertamaku. Namun, 2 hari setelahnya. Dia menghilang tanpa jejak. Aku baru sadar kalo aku benar-benar dibodohi olehnya.

Aku pun mencari tahu tentang dia di facebook. Aku kaget karena ternyata dia sudah memiliki pacar. Aku pun mundur dari kehidupannya. Namun pada bulan november secara tiba-tiba dia muncul kembali.

Dia minta maaf. Karena aku masih menyukainya. Aku pun menerima kembali cinta nya. Aku tidak tau gimana hubungan dia sama pacarnya saat itu. Dia bilang dia cinta padaku, “yang penting aku sama kamu bisa bareng. Ini tentang kita. Jangan pikirkan dia, itu bakal aku yang urus”.

Kurang lebih begitulah yang ia katakan padaku. Namun, pada awal bulan Desember saat aku akan melaksanakan ulangan. Aku bilang aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita, karena aku ingin fokus untuk belajar.

Karena selama aku berpacaran dengannya, nilai aku benar-benar merosot. Dia pun dc kontakku dari bbmnya, tanpa penjelasan apapun. Padahal bukan itu yang aku harapkan, aku hanya perlu waktu seminggu untuk fokus belajar.

Hingga sekarang aku benar-benar putus hubungan dengannya. Sesekali aku lihat facebooknya, dan ternyata aku hanya selingkuhannya. Aku benar-benar kecewa dengannya, tapi aku tidak bisa marah padanya.

Sekarang aku tidak ingin tau kehidupan dia. Aku takut rasa itu muncul kembali dan akan menyusahkanku untuk membuka hati ke cowok lain.

Pertengahan Desember, aku juga berkenalan dengan seorang cowok namanya Pahla kelas 3 SMK. Juga dalam waktu sangat singkat, aku dan dia berpacaran. Tanggal 16 desember adalah hari jadi kita.

Selama dengan dia. Aku benar-benar sangat mencintainya. Aku bisa melupakan Adit yang pernah mengecewakanku. Setiap hari aku merasa senang, terkadang aku tersenyum-senyum sendiri karena cara bicaranya yang notabene adalah orang sunda.

Jatuh Cinta Berulang Kali

Dengan dia, aku benar-benar merasakan cinta yang sesungguhnya. Namun.. Itu cuma berlangsung selama 13 hari. Saat itu dia memutuskanku dengan alasan pihak ketiga.

Memang benar ada seorang cowo yang berniat menghancurkan hubungan kami. Aku sangat membenci dia, karena sudah membuatku kehilangan orang yang sangat sangat sangat berarti dalam hidup ku.

Hingga akhirnya pada awal Januari. Aku memberanikan diri untuk meminta agar dia kembali dalam hidupku. Namun dia menolakku. Aku benar-benar stress saat itu. Karena aku sudah cinta dia dengan segala kekurangannya.

Dia sudah mempunya kekasih. Memang aku dapat kabar dari seorang sahabatnya kalau Pahla itu memang playboy banget. Dan benar, suatu saat aku lihat twitternya, aku sangat-sangat terkejut karena sebenernya pada saat berpacaran denganku dia sudah mempunya pacar.

Aku benar-benar kecewa dengannya dan merasa telah dibohongi. Namun itu tidak menghilangkan rasa cintaku padanya. Aku berniat mundur dan berhenti mencintainya.

Tapi suatu hari aku melihat pm nya sedih. Aku mengira kalau dia putus dari pacarnya. Ternyata benar selang beberapa hari statusnya adalah nama cewe lain. Dari situ aku benar-benar sedih.

Beberapa hari kemudian, kedua sahabat pria ku dengan selang waktu sehari mereka menyatakan perasaanya padaku. Ardi adalah sahabatku, aku banyak cerita tentang mantan-mantanku kepadanya. Termasuk pahla.

Dan kami sering cekcok karena dia tahu kalo aku masih menyimpan perasaan kepada Pahla. Hingga dalam waktu singkat aku putus dengannya. Ini yang aku benci, gegara kami pernah pacaran. Aku dan dia jadi terbatas komunikasinya.

Aku menerima dengan alasan untuk mencoba melupakan Pahla dan menerima perhatian yang ia berikan selama ini. Dengan alasan yang sama aku menerima Tiyo. Tapi saat bersama Tiyo kami jarang bertemu. Karena dia fokus belajar belajar dan belajar.

Aku memutuskannya dan merasa kita hanya cocok sebagai sahabat dan tidak lebih. Aku merasa tidak enak kepadanya dan sama, komunikasiku dengan dia makin berkurang. Intinya, secara tidak langsung aku melepaskan cinta mereka karena aku masih mencintai Pahla.

Padalah mereka berdua sangat-sangat jauh lebih baik dengan Pahla yang adalah seorang playboy. Saat itu aku benar-benar merasa sendiri. Dan akupun memberanikan diri menghubungi Pahla, yang pada saat itu aku tau dia tidak memiliki pacar.

Karena aku blak blakan tentang perasaanku. Itu membuat dia bersikap baik dan membuat aku sangat-sangat senang. Aku tahu mungkin dia hanya bermain main denganku, tapi dia juga tidak tau kalau aku sangat senang dengan permainannya.

Aku siap untuk terluka untuk kesekian kalinya karena dia. Aku tau dia tidak mengharapkanku kembali dalam kisah cintanya. Dia hanya ingin menghargai perasaanku. Tapi terima kasih sudah mau bermain perasaan denganku, karena aku sangat merasa senang walaupun dia tidak benar-benar mengharapkanku.

Dari ketiga cowo tersebut, aku pernah dibilang playgirl oleh teman-temanku. Tapi aku cuek aja, karena itu bukanlah faktanya. Faktanya adalah aku menjadi korban selingkuhan dari mereka, kecuali Dion.

Walaupun dion sudah tidak ada di dunia ini, aku tetap menyukainya. Hanya bersama Pahla lah yang membuat aku lupa sejenak tentang perasaanku pada Dion. Aku sadar, aku masih sangat sulit melupakan Dion.

Tapi aku juga sangat sadar. Bahwa cinta pada mereka berdua adalah cinta tulus dari hatiku Dan hingga sekarang aku masih mengharapkan Pahla kembali ke hidupku. Aku ingin bersama saat senang ataupun duka. Aku siap menerima dan mengerti segala kekurangannya. Dan mendukung segala kelebihannya.

Bisa diartikan aku kehilangan kedua sahabatku karena aku masih mencintai Pahla. Tapi aku tidak bisa menyalahkan dia, dan sekarang yang aku takutkan. Aku juga akan kehilangan Pahla.

Dan aku mohon pada Allah, jika Pahla dan aku ditakdirkan tidak berjodoh. Segera hilangkan perasaanku padanya, karena aku juga ingin mencintai orang yang mencintaiku dengan hati yang tulus.

Aku memang lebih suka pacaran jarak jauh, selain menguji kepercayaan tapi juga mencegah hawa nafsu. Aku juga berjanji saat aku dewasa nanti aku tidak akan gegabah menerima cinta seseorang walaupun aku juga mencintainya.

Aku Mencintai Suami Orang dan Ingin Hidup Bersamanya

Mencintai suami orang

Sebut saja namaku Vea (nama samaran) usiaku saat ini 19 tahun, masih sangat muda memang untuk kisah yang begitu dalam ini. Aku mencintai suami orang dan berharap bisa hidup bersamanya.

Mencintai suami orang
Mencintai suami orang

Saat ini aku bekerja di sebuah toko elektronik di sekitaran Medan-Barat, dalam usia yang sebelia ini aku sudah harus terlibat dalam kisah yang rumit.

Sebut saja Ubay (nama panggilan sehari²), suami orang dengan anak yang masih kecil, pria yang saat ini tengah kucintai dan berpacaran denganku, aku tak pernah berpikiran akan menjalin cinta dengan pria ber-istri , bahkan membayangkannya saja aku tak pernah. Tapi inilah yang terjadi …

Aku harus menerima kenyataan bahwa aku mencintai Ubay, pria berusia 29 tahun yang postur tubuhnya cukup gagah, berkulit putih dan terbilang cowok yang selalu rapi dan wangi, namun bahagia yang kupilih adalah salah!! salah ketika status yang harus menjadi penghalang untuk kami bisa bersatu.

Memang sejak kami memutuskan untuk menjalin hubungan pacaran ini, aku memang sudah tau kalau status Ubay adalah suami orang, mungkin pembaca akan mengira aku yang bodoh karena sudah tahu dari awal tapi kenapa malah mau mengiyakan ajakan Ubay untuk pacaran.

Baca juga: Aku Menikah Siri Dengan Suami Orang

Mungkin itulah yang pembaca pikirkan tentang aku, tapi aku hanya bisa bilang, “aku juga ingin merasakan bahagia , meskipun sesaat, meskipun kini tlah menjadi kisah yang salah.”

Aku akui, aku memang bahagia menjalani 6 bulan ini sama Ubay, tapi aku tidak tau apakah kedepannya aku masih bisa bertahan pada kebahagiaan yang salah ini.

Selama ini hanya kalimat ini “abang sayang sama Vea, apapun abang lakukan demi kebahagiaan Vea, abang gak pernah mau menyakiti Vea, sama-sama kita bertahan ya sayang, sama sama kita berdoa ya sayang untuk hubungan kita ini semoga kita bisa bersama nantinya.” Hanya kalimat ini yang mampu menguatkan aku untuk tetap bertahan dalam kisah ini.

Ingin Hidup Bahagia Tapi dengan Suami Orang Lain

Selain memang bahagia saat bersama Ubay, aku juga merasa bisa belajar untuk dewasa dari Ubay, dimata aku, Ubay adalah laki-laki yang nyaris sempurna, Ubay adalah laki-laki yang mencintai wanita yang dicintainya dengan setulus hatinya,” tapi kenapa Ubay tidak bisa mencintai dengan tulus dan setia pada istrinya.”

Yaah , pertanyaan itu pernah aku lontarkan kepada Ubay, tapi dengan nada lirih dan sambil tangannya membelai pipiku, Ubay menjawab, “maapin abang kalau abang udah salah mencintai adek dengan posisi abang, tapi abang gak peduli !! sehina apapun abang dimata orang karena telah mencintai adek dengan status abang, abang gak peduli !! abang sayang sama Vea dek, abg tuluss sayang sama Vea.”

Lantas aku tidak langsung terbuai dengan omongan yang barusan terlontar dari bibir indah Ubay, berusaha meyakinkan diri sendiri aku pun lantas langsung melontarkan pertanyaan berikutnya, “kenapa abang gak bisa mencintai istri abang dengan sepenuhnya? bukankah abang sekarang adalah suami orang lain? tidak mungkin abang menikahi Dia sementara abang tidak mencintai dia, tidak mungkin kan bang?”

Ubay pun lirih mendengar pernyataanku barusan … dengan nada pelan Ubay pun mulai memberikan penjelasan atas pertanyaan aku tadi, “dek .. sayang … dengar abang yah, abang gak tau kenapa abang gak bisa sayang sama dia, bahkan abang pernah berkata padanya, “kenapa aku gak bisa cintai kau, abang gak bisa mencintai dia seperti abang mencintai adek, terserah adek mau berpikir apa tentang abang, tapi inilah sebenar-benarnya perasaan abang yank..”

Walaupun aku tak begitu memahami tentang apa yang dia katakan barusan, tapi aku rasa tak ingin melanjutkan cerita ini. Aku sengaja mencairkan suasana yang terlalu mengaharu ini dengan bercanda agar suasana dapat berubah hangat.

Sebenarnya meski saat itu aku telah mengiyakan ajakan Ubay untuk pacaran, tapi dihatiku belum ada cinta, semuanya hanya kunikmati dan kujalani saja selama aku masih bisa bahagia atas cinta yang Ubay berikan padaku, ya aku nikmati saja. Aku berusaha sadar bahwa Ubay adalah suami orang yang mungkin saja suatu saat akan kembali kepada keluarganya.

Sampai suatu hari, aku mengalami kecelakaan motor pada saat akan berangkat kerja, karena di hp ku semua hanya ada sms darinya, jadi warga yang menolongku yang sudah tak sadarkan diri pada saat itupun menelpon Ubay guna memberitahukan bahwa aku mengalami kecelakaan dan berharap agar Ubay datang ke tempat kejadian.

Tak lama berselang aku pun siuman dari tak sadarkan diriku, didepanku sudah ada Ubay, walaupun masih terasa sakit seluruh luka dibadanku, aku berusaha tersenyum kepada Ubay yang sedari tadi hampir menangis melihati seluruh luka dibadanku.

Awalnya aku tidak mau dirujuk ke RS karenakan aku takut dengan obat, jarum suntik. Namun atas rayuan Ubay yang terlihat begitu cemas akan keadaanku, akhirnya aku mau untuk dirujuk ke RS guna mengobati luka yang ada disekujur tubuhku.

Diperjalanan, aku merintih kesakitan .. dan Ubay pun berusaha menenangkanku sambil terus meniup-niup lukaku bahkan diciumi sekitarnya agar aku merasa tenang. Padahal saat itu ku tahu Ubay baru saja pulang dari tugas malamnya sebagai security di sebuah RS ternama di kota Medan.

Dengan sangat hati-hati dia menggendongku masuk kedalam ruang dalam RS tempatku mengobati lukaku, sampai selesai dibersihkan lukaku, dibalut, kamipun pulang.

Pada saat itu mamaku yang juga khawatir padaku seolah tenang ketika ada Ubay yang langsung menangani keadaanku, walaupun sebenarnya mamaku tak begitu suka dengan Ubay dikarenakan statusnya sebagai suami orang lain yang sudah kuberitahukan, tapi ternyata pada akhirnya tak dapat dipungkiri kalau mamaku pun mengakui Ubay itu anak yang baik dan mamaku cukup salut atas pengorbananya terhadapku.

Tapi tak lantas membuat mama ku bersikap ramah padanya sama seperti kepada mantan pacarku terdahulu , meskipun antara Ubay dan mama ku tidak saling banyak bicara tapi yang terlihat jelas dimata keduanya adalah kekhawatiran !! yah , khawatir akan diriku yang dipenuhi luka akibat gesekan dengan aspal jalan raya ini.

Akhirnya Jatuh Cinta Dengan Suami Orang

Singkat cerita setelah kejadian itu, aku mulai luluh dan jatuh hati padanya, walaupun sebenarnya sudah lebih dari itu pengorbanannya untukku, tapi baru hal itulah yang mampu meluluhkan hatiku, semenjak saat itu aku merasa lebih bahagia dari sebelumnya.

Aku mulai merasakan rindu kalau sehari saja tak bertemu, dan merasa cemburu mengingat dia adalah suami orang apalagi kalau dia di rumah bersama istrinya. Lama berselang, sampai hari dimana kutulis blog ini kami sudah menjalani hubungan ini selama 6 bulan lamanya.

Mungkin terdengar sangat baru, tapi memang antara aku dan Ubay telah kenal dan bersahabat lebih dari dua tahun silam, jadi takperlu waktu lama untuk kami saling mengenal satu sama lain.

Hingga pada hari sabtu, tepatnya seminggu yang lalu, kami benar-benar menyatu dalam cerita, cerita tentang kisah kami, cerita tentang diriku yang mulai lelah dan gusar ketika tau bahwa istrinya mau melahirkan dalam waktu dekat ini.

Aku ingin menyudahi ini semua, tapi dia bilang aku harus tetap bertahan !! karena dia butuh sosok diriku untuk tetap menguatkanya, lalu aku? siapa yang akan menguatkan diriku ?? tak adil sekali rasanya hidupku !!

Sejak saat itu aku mulai resah gelisah, berantakan hidupku sampai detik ini. Aku DILEMA ,,, bagaimana caranya aku siap menghadapi hari berikutnya, aku bahkan tak ingin melihat matahari esok, aku ingin segera menyudahi hidupku sampai disini saja.

Andai Tuhan meng-iyakan permintaanku, aku ingin MATI sekarang juga !! rasanya aku sudah tak sanggup menjalani hari setelah hari ini. Naif memang, tapi inilah yang terpikir dibenakku saat ini !! aku kacau !! berantakan … aku dilema .. dan ini membuatku terus menangis sewaktu malam menjelang tidur disetiap hariku.

Aku harus apa Tuhan? kenapa kau membuatku mencintai orang yang salah ? KENAPA!
Aku menginginkan dia bisa jadi imam di keluargaku kelak …
Tapi aku sadar itu tidak mungkin terjadi, aku sadar sudah salah mencintai suami orang.

Intinya sekarang aku benar-benar ingin membunuh HARAPANKU untuk bisa memiliki dirinya …

Ya Allah aku mohon berikan yang terbaik untuk hidupku hari ini dan selanjutnya. Aku lelah Tuhanku.